Kamis, 24 Oktober 2013

Diare pada anak



SATUAN ACARA PENYULUHAN

Topik/Pokok Bahasan                        : PHBS
                        Subtopik/SubPokok Bahasan              : Diare pada anak
                        Hari                                                     : Senin
                        Tanggal                                               : 05 Oktober 2012
                        Waktu                                                 : 08.00-08.15 WIB
                        Pertemuan ke                                      : I (Pertama)


              LATAR BELAKANG
       Diare adalah penyebab penting kekurangan gizi, ini disebabkan karena adanya anoreksia pada penderita diare, sehingga penderita makan lebih sedikit dari biasanya dan kemampuan menyerap sari makanan juga berkurang. Padahal kebutuhan sari makananya meningkat  akibat adanya infeksi. Setiap episode diare menyebabkan kekurangan gizi, sehingga bila episode diare berkepanjangan maka dampaknya terhadap pertumbuhan dan perkembangan akan terlihat keterlambatan tubuh kembang pada anak dan bayi.
 Diare merupakan penyebab utama angka kesakitan dan kematian pada anak di negara berkembang, dengan perkiraan 1,3 milyar episode dan 3,2 juta kematian setiap tahun pada balita. Secara keseluruhan anak-anak ini mengalami rata-rata 3,3 epoisode diare pertahun. Pada daerah yang dnegan angka episode yang tinggi ini, seorang balita dapat menghabiskan 25 % waktunya dengan diare. Sekitar 80 % kematian yang berhubungan dengan diare terjadi pada 2 tahun pertama kehidupan. Penyebab utama kematian   karena diare adalah dehidrasi sebagai akibat kehilangan cairan dan elektrolit melalui tinjanya. Penyebab kematian lain adalah disentri, kekurangan gizi, dan infeksi serius seperti pnemoni.
                   Menurut laporan Departemen Kesehatan, di Indonesia setiap anak mengalami diare 1,6 sampai 2 kali setahun. Hasil SKRT (survaey kesahatan rumah tangga) di Indonesia angka kematian diare anak balita dan bayi permil pertahun berturut menunjukan angka sebagai berikut ; 6,6 (balita) 22 (bayi) pertahun 1980; 3,7 (balita) dan 13,3 (bayi) pada tahun1985. 2,1 (balita) 7,3 (bayi) pada tahun 1992. 1 balita dan 8 bayi pada tahun 1995. Sementara itu morbiditas diare tidak menunjukan hal yang sama. Dari hasil studi morbiditas oleh DEPKES di 8 propinsi pada tahun 1989,1990,1995 berturut-turut morbiditas diare menunjukan 78 %, 103 % dan 100 %. Apalagi dengan terjadinya krisis ekonomi yang melanda negara Asia dimana Indonesia yang terparah, angka kejadian diare menunjukan kenaikan. Bahkan gangguan kesehatan maupun yang terkait dengan diare seperti gangguan gizi  dan ISPA menunjukan hasil yang nyata (DEPKES RI, 1999).
       Meskipun  pada orang dewasa  penyakit diare baiasanya lebih ringan dari pada pada anak tetapi angka kejadian yang semakin menurun menujukan angka kemajuan penanganan diare. Pada saat ini sudah tersedia pengobatan yang mudah dan efektif  yang dapat menurunkan jumlah kematian karena diare  pada sebagian besar kasus. Sekarang dengan dipakainya upaya pembentukan KPD (kegiatan pendidikan Diare) antara lain dengan pojok URO (Upaya Rehidrasi Oral) di banyak rumah sakit dan dilanjutkan dengan pendidikan medik penberantasan diare  kasus diare di bangsal semakin berkurang secara nyata.

    II.            TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM
      Setelah mengikuti penyuluhan peserta didik memahami tentang diare

  1. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS
      Setelah mengikut penyuluhan peserta didik dapat
1.      Menjelaskan pengertian diare
2.      Menyebutkan  4 penyebab diare
3.      Menyebutkan 4 tanda dan gejala
4.      Menyebutkan 4 cara mencegah diare

  1. POKOK-POKOK MATERI
a.       Pengertian diare
b.      Penyebab diare
c.       Tanda dan gejala
d.      Cara mencegah diare
     
  1. METODE
      1. Ceramah
      2. Diskusi Interaktif
      3. Brain Storming

  1. MEDIA
a.       Leaflet
b.      LCD/OHP


c.       Slide/transparan (font tulisan minimal 28)
                                      i.      Slide 1→ Diare (JUDUL)
                                    ii.      Slide 2→ Perngertian
                                  iii.      Slide 3→ Penyebab diare
                                  iv.      Slide 4→ Tanda dan gejala
                                    v.      Slide 5→ Cara mencegah
                                  vi.      Slide 6→ Penutup
                       
  1. KEGIATAN BELAJAR-MENGAJAR

NO
KEGIATAN 

WAKTU
DOSEN/PENYULUH
MAHASISWA
1
Pendahuluan
Memberikam salam
Berdoa
Perkenalan
Menjelaskan maksud dan tujuan
Kontrak waktu
Apersepsi

Menjawab salam
Berdoa bersama
Berkenalan
Memperhatikan
Memperhatikan
Memperhatikan/berperan serta


3 menit
2
Materi Inti
Menjelaskan
Diskusi interaktif
Memberi contoh (sesuai dengan metode yang digunakan)
Menyusun kesimpulan/membuat rangkuman

Memperhatikan
Menanyakan hal-hal yang belum dipahami
Memperhatikan&menanyakan hal-hal yg kurang jelas
Berperan serta/aktif
10 menit
3
Evaluasi
Mengajukan pertanyaan/soal secara lisan atau tertulis, memberi tugas (sesuai dengan rencana)

Melaksanakan tugas sesuai perintah
12 menit
Jumlah
15 menit




  1. SUMBER BAHAN
Betz, Cecily. 2002. Buku Saku Keperawatan Pediatrik. Jakarta : EGC
Mansjoer, A. 2000. Kapita Selekta Kedokteran. Jakarta : Media Aescullapius
Wong. D. 2008. Buku Ajar Keperawatan Pediatrik. Jakarta : EGC

  1. EVALUASI
            Teknik Evaluasi: Lisan atau tertulis                     
Instrumen Evaluasi : Soal-soal yang digunakan untuk evaluasi
1.      Jelaskan pengertian diare!
2.      Sebutkan 4 peyebab diare!
3.      Sebutkan 4 tanda dan gejala diare!
4.      Sebutkan 4 cara mencegah diare!

Kunci Jawaban
    1. Diare adalah keadaan frekuensi buang air besar lebih dari 4 kali pada bayi dan lebih dari 3 kali pada anak, dengan konsistensi encer, dapat berwarna hijau atau dapat pula bercampur lendir dan darah.
    2. Penyebab diare
a.       faktor infeksi
b.      faktor malabsorbsi
c.       faktor makanan
d.      faktor psikologis
a.       buang air besar dengan konsistensi cair atau encer lebih dari 4 kali
b.      demam
c.       mual dan muntah
d.      pucat
e.       nafsu makan berkurang
f.       berat badan turun
g.      badan lesu dan lemas

    1. Cara mencegah diare
a.       Menjaga kebersihan perorangan
b.      Menjaga kebersihan rumah
c.       Menjaga kebersihan makan dan minuman
d.      Menjaga kebersihan lingkungan

  1. HASIL EVALUASI
Setelah mengikuti penyuluhan peserta didik mampu :
1.      Pengertian diare mampu di jawab oleh peserta didik dengan tingkat kebenaran 80%
2.      Penyebab diare mampu dijawab oleh peserta didik dengan tingkat kebenaran 80%
3.      Tanda dan gejala mampu dijawab oleh peserta didik dengan tingkat kebenaran 75%
4.      Penyebab  mampu dijawab oleh peserta didik dengan tingkat kebenaran 65%



Mengetahui                                                                             Boyolali, 05 Oktober 2012                                                                
      Dosen Pembimbing                                                                       Mahasiswa/Praktikan




  (                                          )                                                              (Desak Made Eva Trisna Dewi)
                                                                                                              NIM: 12160057


      

Tidak ada komentar: