SATUAN ACARA PENYULUHAN
Topik/Pokok Bahasan : PHBS
Subtopik/SubPokok
Bahasan : Diare pada anak
Hari :
Senin
Tanggal :
05 Oktober 2012
Waktu :
08.00-08.15 WIB
Pertemuan ke : I (Pertama)
LATAR
BELAKANG
Diare adalah
penyebab penting kekurangan gizi, ini disebabkan karena adanya anoreksia pada
penderita diare, sehingga penderita makan lebih sedikit dari biasanya dan
kemampuan menyerap sari makanan juga berkurang. Padahal kebutuhan sari
makananya meningkat akibat adanya infeksi. Setiap episode diare
menyebabkan kekurangan gizi, sehingga bila episode diare berkepanjangan maka
dampaknya terhadap pertumbuhan dan perkembangan akan terlihat keterlambatan
tubuh kembang pada anak dan bayi.
Diare merupakan
penyebab utama angka kesakitan dan kematian pada anak di negara berkembang,
dengan perkiraan 1,3 milyar episode dan 3,2 juta kematian setiap tahun pada
balita. Secara keseluruhan anak-anak ini mengalami rata-rata 3,3 epoisode diare
pertahun. Pada daerah yang dnegan angka episode yang tinggi ini, seorang balita
dapat menghabiskan 25 % waktunya dengan diare. Sekitar 80 % kematian yang
berhubungan dengan diare terjadi pada 2 tahun pertama kehidupan. Penyebab utama
kematian karena diare adalah dehidrasi sebagai akibat kehilangan
cairan dan elektrolit melalui tinjanya. Penyebab kematian lain adalah disentri,
kekurangan gizi, dan infeksi serius seperti pnemoni.
Menurut laporan Departemen
Kesehatan, di Indonesia setiap anak mengalami diare 1,6 sampai 2 kali setahun.
Hasil SKRT (survaey kesahatan rumah tangga) di Indonesia angka kematian diare
anak balita dan bayi permil pertahun berturut menunjukan angka sebagai berikut
; 6,6 (balita) 22 (bayi) pertahun 1980; 3,7 (balita) dan 13,3 (bayi) pada
tahun1985. 2,1 (balita) 7,3 (bayi) pada tahun 1992. 1 balita dan 8 bayi pada
tahun 1995. Sementara itu morbiditas diare tidak menunjukan hal yang sama. Dari
hasil studi morbiditas oleh DEPKES di 8 propinsi pada tahun 1989,1990,1995
berturut-turut morbiditas diare menunjukan 78 %, 103 % dan 100 %. Apalagi
dengan terjadinya krisis ekonomi yang melanda negara Asia dimana Indonesia yang
terparah, angka kejadian diare menunjukan kenaikan. Bahkan gangguan kesehatan
maupun yang terkait dengan diare seperti gangguan gizi dan ISPA
menunjukan hasil yang nyata (DEPKES RI, 1999).
Meskipun
pada orang dewasa penyakit diare baiasanya lebih ringan dari pada pada
anak tetapi angka kejadian yang semakin menurun menujukan angka kemajuan penanganan
diare. Pada saat ini sudah tersedia pengobatan yang mudah dan efektif
yang dapat menurunkan jumlah kematian karena diare pada sebagian besar
kasus. Sekarang dengan dipakainya upaya pembentukan KPD (kegiatan pendidikan
Diare) antara lain dengan pojok URO (Upaya Rehidrasi Oral) di banyak rumah
sakit dan dilanjutkan dengan pendidikan medik penberantasan diare kasus
diare di bangsal semakin berkurang secara nyata.
II.
TUJUAN
INSTRUKSIONAL UMUM
Setelah mengikuti penyuluhan
peserta didik memahami tentang diare
- TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS
Setelah mengikut penyuluhan
peserta didik dapat
1. Menjelaskan pengertian diare
2. Menyebutkan 4 penyebab diare
3. Menyebutkan 4 tanda dan gejala
4. Menyebutkan 4 cara mencegah diare
- POKOK-POKOK MATERI
a.
Pengertian diare
b.
Penyebab diare
c.
Tanda dan gejala
d.
Cara mencegah diare
- METODE
1.
Ceramah
2. Diskusi Interaktif
3. Brain Storming
- MEDIA
a. Leaflet
b. LCD/OHP
c. Slide/transparan (font tulisan minimal 28)
i.
Slide
1→ Diare (JUDUL)
ii.
Slide
2→ Perngertian
iii.
Slide
3→ Penyebab diare
iv.
Slide
4→ Tanda dan gejala
v.
Slide
5→ Cara mencegah
vi.
Slide
6→ Penutup
- KEGIATAN BELAJAR-MENGAJAR
NO
|
KEGIATAN
|
WAKTU
|
|
DOSEN/PENYULUH
|
MAHASISWA
|
||
1
|
Pendahuluan
Memberikam
salam
Berdoa
Perkenalan
Menjelaskan
maksud dan tujuan
Kontrak waktu
Apersepsi
|
Menjawab salam
Berdoa bersama
Berkenalan
Memperhatikan
Memperhatikan
Memperhatikan/berperan
serta
|
3 menit
|
2
|
Materi Inti
Menjelaskan
Diskusi interaktif
Memberi contoh (sesuai dengan metode yang
digunakan)
Menyusun
kesimpulan/membuat rangkuman
|
Memperhatikan
Menanyakan hal-hal yang belum dipahami
Memperhatikan&menanyakan hal-hal yg kurang
jelas
Berperan serta/aktif
|
10 menit
|
3
|
Evaluasi
Mengajukan
pertanyaan/soal secara lisan atau tertulis, memberi tugas (sesuai dengan
rencana)
|
Melaksanakan
tugas sesuai perintah
|
12 menit
|
Jumlah
|
15 menit
|
||
- SUMBER BAHAN
Betz, Cecily. 2002. Buku Saku Keperawatan Pediatrik. Jakarta : EGC
Mansjoer, A. 2000. Kapita Selekta Kedokteran. Jakarta : Media
Aescullapius
Wong. D. 2008. Buku Ajar Keperawatan Pediatrik. Jakarta : EGC
- EVALUASI
Teknik
Evaluasi: Lisan atau tertulis
Instrumen Evaluasi : Soal-soal yang digunakan untuk evaluasi
1. Jelaskan
pengertian diare!
2. Sebutkan 4 peyebab diare!
3. Sebutkan 4 tanda dan gejala diare!
4. Sebutkan 4 cara mencegah diare!
Kunci Jawaban
- Diare adalah keadaan frekuensi buang air besar lebih dari 4 kali pada bayi dan lebih dari 3 kali pada anak, dengan konsistensi encer, dapat berwarna hijau atau dapat pula bercampur lendir dan darah.
- Penyebab diare
a. faktor infeksi
b. faktor malabsorbsi
c. faktor makanan
d. faktor psikologis
a. buang air besar dengan konsistensi cair
atau encer lebih dari 4 kali
b. demam
c. mual dan muntah
d. pucat
e. nafsu makan berkurang
f. berat badan turun
g. badan lesu dan lemas
- Cara mencegah diare
a. Menjaga kebersihan perorangan
b. Menjaga kebersihan rumah
c. Menjaga kebersihan makan dan minuman
d. Menjaga kebersihan lingkungan
- HASIL EVALUASI
Setelah mengikuti penyuluhan
peserta didik mampu :
1.
Pengertian diare mampu di jawab oleh peserta didik
dengan tingkat kebenaran 80%
2.
Penyebab diare mampu dijawab oleh peserta didik dengan
tingkat kebenaran 80%
3.
Tanda dan gejala mampu dijawab oleh peserta didik dengan
tingkat kebenaran 75%
4.
Penyebab mampu
dijawab oleh peserta didik dengan tingkat kebenaran 65%
Mengetahui Boyolali,
05 Oktober 2012
Dosen Pembimbing Mahasiswa/Praktikan
( ) (Desak Made Eva Trisna Dewi)
NIM: 12160057
Tidak ada komentar:
Posting Komentar